Robin van Persie
Tanggal Lahir:6 Agu 1983 (Usia 29)
Tempat Lahir:Rotterdam
Negara:Netherlands
Tinggi Badan:183 cm.
Berat Badan:71 Kg.
Peranan:Striker
Nomor Punggung:20
Tim Nasional: Belanda

Robin van Persie

Theo Walcott: Saya Pantas Menjadi Starter!


Theo Walcott meminta tempat reguler di skuat Arsenal setelah menyumbang gol di laga penyisihan grup Liga Champions melawan Schalke, Selasa (6/11) malam waktu setempat.

Gelandang internasional Inggris ini membuka gol di menit ke-18 dan ini merupakan penampilan starter keempat di musim ini.

"Saya hanya ingin bermain dan semoga bisa mendapat tempat di tim. Saya merasa pantas mendapatkannya," tegas Walcott.

"Kami akan mencoba memenangi laga terakhir di penyisihan grup--itu yang bisa kami lakukan. Jika kami melakukannya, tim akan melaju ke fase knock-out dan itu hal utama."

Rumor yang merebak belakangan ini, mandeknya negosiasi kontrak baru menjadi penyebab utama manajer Arsene Wenger tak memberikanya tempat sebagai starter.

"Anda harus bertanya kepada pelatih. Saya tak bisa menjawab," sambungnya.

"Saya hanya ingin bermain untuk tim ini dan semoga kami memenangi gelar Liga Primer," pungkas pemain 23 tahun.


STATISTIK BERBICARA: Superioritas Sir Alex Ferguson Dan Patahnya Rekor Juventus

Selasa (6/11) kemarin, adalah peringatan 26 tahun ketika seorang Sir Alexander Chapman "Alex" Ferguson alias Alex Ferguson menangani Manchester United.
26 Tahun, 37 Trofi
26 TAHUN BERLALU...
Gelar Jumlah Musim - Tahun
Liga Primer Inggris 12 1992/93, 93/94, 95/96, 96/97, 98/99, 99/00, 00/01, 02/03, 06/07, 07/08, 08/09, 10/11
Piala FA 5 1989/90, 93/94, 95/96, 98/99, 03/04
Piala Liga 4 1991/92, 05/06, 08/09, 09/10
Community Shield 10 1990, 93, 94, 96, 97, 03, 07, 08, 10, 11
Liga Champions 2 1998/99, 07/08
Piala Winners 1 1990/91
UEFA Supercup 1 1991
Piala Interkontinental 1 1999
Piala Dunia Antarklub 1 2008
Fergie, panggilan pendeknya, kini telah berusia 70 tahun dan mau tahu rekornya? 1.461 pertandingan dengan torehan 871 menang, 330 seri, dan 260 kalah. Dengan presentase 59,61 persen ini, ia berhasil mempersembahkan 37 trofi bagi publik Old Trafford.
Pria Skotlandia ini merupakan legenda hidup dalam era sepakbola modern. Anak asuhnya, Anderson, pernah berujar, ”Jika Fergie pensiun, United bakal kehilangan 30-40 persen kekuatannya. Dunia akan kehilangannya. Dia adalah figur ayah bagi semua pemain, orang yang sangat dihormati," ujar pemain asal Brasil itu.
Sebagai tanda penghormatan terhadap pelatih yang telah memberikan begitu banyak gelar bagi Setan Merah, manajemen klub mendirikan patung berwujud dirinya di Old Trafford. Patung itu akan dipamerkan secara resmi pada 23 November mendatang, satu hari sebelum kemenangan pertama Fergie bersama United, yakni kemenangan 1-0 atas QPR pada 22 November 1986.
53 Kali Cetak Gol Kandang
Masih berhubungan dengan Setan Merah. Menurut statistik yang dilansir Opta, Manchester United adalah satu-satunya klub EPL yang mampu mencetak gol di kandang dalam 53 pertandingan terakhir secara berturut-turut. Sebuah rekor lain yang ditorehkan oleh Fergie.
Di EPL musim ini, The Red Devils juga membukukan assist yang dilakukan oleh 11 pemain yang berbeda. Nemanja Vidic, dkk juga mencatatkan tujuh gol yang berawal dari tendangan sudut, terbanyak dari tim EPL lain.
Penalti FC?
Sayangnya, klub yang telah menjuarai Liga Inggris sebanyak 19 kali ini memiliki catatan yang buruk dalam eksekusi penalti di musim 2012/13. Mereka gagal mengeksekusi tiga penalti yang dihadiahkan wasit. Terbanyak di musim ini.
Catatan lainnya adalah, tak ada klub di EPL maupun di divisi bawahnya yang mendapatkan penalti sebanyak yang didapatkan United. Setan Merah sudah mendapatkan 12 kali penalti sejak 1 November 2011.
Patahnya Rekor Imbattuta Juventus

Kekalahan 3-1 dari FC Internazionale membuat Juventus harus mengakhiri rekor imbattuta alias tak terkalahan selama 49 pertandingan. Artinya, Juve tidak terkalahkan dalam 98 persen pertandingan di Serie A.
Hal unik terjadi dalam diri gelandang Juve Andrea Pirlo. Sang maestro lini tengah The Old Lady ini terakhir kali mengalami kekalahan pada Desember 2010, saat ia masih berseragam AC Milan. Ironisnya, Pirlo dkk, kalah 2-1 dari Juve.
Hashtag #49voltegrazie menjadi trendic topic Twitter dan juga di jejaring sosial lainnya, untuk mendukung kedigdayaan pasukan Antonio Conte yang dimulai sejak 18 bulan lalu.
Dengan demikian, Bianconeri mampu menyamai rekor unbeaten 49 pertandingan yang dimiliki Arsenal musim 2003/2004 hingga awal musim 2004/2005.
Jumlah REKOR UNBEATEN KLUB EROPA
104 Steaua Bucuresti (1986-1989)
62 Celtic (1915-1917)
58 AC Milan (1991-1993)
49 Juventus (2011-2012)
49 Arsenal (2003-2004)
Rekor Unbeaten Lain
baik Juventus maupun Arsenal masih belum mampu mengalahkan rekor yang dimiliki AC Milan yang memiliki catatan 58 pertandingan tak terkalahakan pada periode tahun 1991-1993.
Namun, rekor unbeaten ketiga klub itu masih kalah dari rekor Steaua Bucuresti (Rumania) dengan 104 kali tak terkalahkan dan Celtic (Skotlandia) dengan 62 kali.

Pilih-pilih

Bingung nih mau nge-post tentang apa..... :( Sorry guys. Aku mau curhat dikit.

Dunia memang indah. Namun, penuh tantangan. Tantangan menjadi manusia yang sukses dunia maupun akhirat. Tak mudah dalam melakoninya. Bagi anak remaja, tantangan sebesarnya adalah pergaulan. Penentunya sih teman. Tinggal teman itu baik atau jahat. Aku saranin nih... Usahakan kita yang mewarnai teman, bukan teman yang mewarnai. Bersyukur aja dech kalau temen yang mewarnai kita itu baik. Coba aja yang mewarnai itu anak dugal(jawanya; nakal). Hancur masa muda kita. So, kalau milih-milih temen jangan asal-asalan. Berat bro, cari temen apalagi sahabat. Jangan percaya dulu dech kalau kenalan kamu itu baik. Penampilan bukan cerminan tingkah laku seseorang. REMEMBER IT!!!!

Dah dulu ya men,, semoga bermanfaat...... :)

Nightmare


Husshh...... Husshh...... Husshh......
Nafas terpotong-potong. Detak jantung melaju lebih cepat dari pesawat jets. Langkah ini serasa melayang di atas gumpalan awan kelam. Hampir sampai. Hampir sampai. Namun, rasanya tak sampai-sampai. Di belakangku, terlihat geng serigala buas yang fokus dalam pengejaran ini. Dengan kuku hitam tajam, mereka mencabik-cabik mangsanya. Kulit, darah, daging, mereka santap dengan satu lahapan. Ngeri rasanya melirik wajah jahat mereka. Kaptennya, tertanda mata merah dengan beberapa bekas luka jahitan. Sedangkan prajuritnya, terdapat luka lebam disetiap kening mereka. Ngeri...Ngeri...Rasanya ngeri..!!
Untung. Di depan sana terlihat secercah cahaya. Rumah sederhana berdiri kokoh di antara jurang kelam. Kulompati jurang-jurang itu dengan langkah yang pasti. Hampir saja aku jatuh ke jurang itu. Untung hanya sedikit terpeleset. Tinggal satu langkah lagi. Dan.... Hap. Kuraih gagang pintunya. Tok...tok...tok... Assalamu’alaikum.. Tak ada jawaban sama sekali. Sekali lagi. Assalamu’alaikum. Kawanan serigala itu semakin dekat. Terpaksa aku masuk rumah tanpa ijin. (Jangan di tiru yaaa.....^^ Berdasarkan....... Etika bertamu......).
Ternyata rumah ini benar-benar tidak ada orangnya. Kututup kembali pitunya. Dengan seluruh tenaga, kublok pintu itu dengan beberapa besi balok. Terdengar suara gedoran dari luar pintu. Krek... Satu besi telah jatuh. Pertanda buruk ini. Aku segera lari menaiki tangga. Sepertinya, tangga itu tidak banyak. Namun, satu langkah tuk maju, tangga itu menambah 2 tingkat. Sangat sulit untuk melangkah. Bruak!! Hah!! Pintu sekuat itu dengan mudah terbuka. Terbayang dibenakku kuatnya tenaga geng serigala. Hawa dingin mereka terasa dari kejauhan. Bbbrr.. (teringat iklan fanta. Brrrr.. Hehehe). Tak ada cara lain, selain lari, lari, dan lari. Alhamdulillah. Sampailah di ruangan yang paling atas.  Luas, dingin, membuat bulu kuduk ini nge-dance Mr. Simple(?). aku bersembunyi di dalam almari usang. Langkah mereka terdengar semakin mendekat, mendekat, dan mendekat. Geng serigala telah sampai di depan almari ini. Deg degan rasanya. Nyawa pun menjadi taruhannya.
Byuur... Aku gelagapan menerima air ini.
“Hei Shara! Ayo cepat bangun! Ini sudah jam setengah enam. Cepat sholat subuh sana! O iya. Kamu kemarin gak sholat isya’ kan?? Ngaku aja dech.” omel kakakku dengan membawa ember berwarna biru.
“Ini kakak kan?? Aku masih di sini??”
“Heh?! Kamu bicara apa sich? Kamu kesambet petir?” tanya kakakku heran.
Ternyata, semua ini hanya mimpi. Alhamdulillah, alhamdulillah, astaghfirullah, na’udzubillahi mindzalik. Beberapa kali aku mencoba mencubit pipiku. Syukurlah hanya mimpi. Apakah ini teguran dari ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala?? Mungkin begitu. Aku kemarin sudah lupa sholat, belum baca do’a mau tidur lagi. Ckckck..... “Ya Allah.. Ampunilah dosa-dosa hamba ini. “

Jadilah Maka Jadilah


Hm..... Udara kota Magetan sudah tercium aromanya. Sudah lama Iz (Faizah) tidak pulang kampung. Rasanya kangen untuk melihat keluarga tercintanya yang selalu memberikan motivasi penuh dalam menghadapi hidup ini. Lambaian tangan, yang menjadi pertanda baik bagi hari ini. Umi...... Dipeluk wanita itu erat-erat. Lama tak mencium bau khas badannya. Di sampingnya, dua bocah kecil senyum sumringah menyambut kedatangannya. Iz meninggalkan keluarganya untuk menuntut ilmu di Pesantren Al-Furqan, Surabaya. Semangat Iz yang membawanya ke tempat itu. Saat ini, Iz sudah kelas 9 SMP. Ia pulang untuk meminta restu orang tuanya.
Dalam hati Iz, ia berkali-kali mengucapkan syukur pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ’ Terima kasih Ya Allah. Terima kasih atas semua kasih sayang ini. Aku bahagia bersama mereka. Tolong jaga moment berharga ini untuk waktu yang lama.’
$$$
Iz kembali mengucapkan “Alhamdulillah. Rumah, aku pulang.” #NP: A Thousand Year. (Heh?)
Di dalam rumah, Iz juga disambut dengan sajian-sajian khas kota ini. Lempeng, pecel, dan lodeh kentang menjadi favorite Iz selama ini. Wajah ceria, terpancar dari wajahnya.
“Subhanallah, Alhamdulillah. Waw..! Jazakumullah ya umi....”
“Sama-sama sayang. Ini hanya hadiah kecil dari umi atas perjuanganmu belajar di ponpes.” Jawabnya sambil memeluk Iz.
Makan bersama adalah moment yang Iz dambakan. Jarang sekali abi, umi, dan adiknya berkumpul bersama. Beberapa kegiatan, waktu, dan suasana yang menjadi kendalanya. Tak terasa, Iz meneteskan air mata bahagia. Happy.......^^
$$$
Nonton tv. Iz memulainya dengan acara On The Spot. Lamaaaaaaa sekali ia tak melihat acara trans7 ini. “Wah, covernya dah ganti.” Gumamnya. Baru saja Iz menontonnya, adik  pertamanya; Fia, sudah bersiap-siap ingin memilikinya. Adiknya berusaha mengambil wilayah Iz. Terpaksa, Iz harus mengalah. Dari pada adiknya menjerit. Bising. Ckckckck......
Tv sudah dijajah. Dimana lagi tempat santai selain kamar. Iz mengambil handphone touchscreen-nya. Ia buka aplikasi Mozilla Firefox. Dituliskannya kalimat kabar dunia korea(?). Sudah lama, Iz tidak menengok kabar dunia itu. Memang, dulu waktu Iz masih duduk di bangku kelas 6 SD, Iz menjadi K-Pop Lovers. Karena fanatiknya, laptop barunya sudah penuh dengan K-Pop yang diidolakannya.
Subhanalallah-nya, Iz telah meninggalkan hal-hal yang seperti ini. Ia berfikir, hal ini akan membuatnya galau, galau, dan galau. Lebih baik ia mengisi memori laptopnya dengan kajian-kajian yang lebih bermanfaat.
“Iz....!” kata uminya sedikit berteriak. Lamunannya pecah saat itu.
“Ada apa, mi?”
“Kemarilah. Ada kabar duka.” Jawab uminya. Iz sempat sedikit kaget. Hatinya bertanya-tanya, siapa yang meninggal dunia, innalillahi wa innailaihi rooji’un.
“Siapa, mi?”
“Ibu temanmu, Arien. Bersiap-siaplah. Mari kita takziyah.”
“Ya Allah. Sebentar ya mi...”
Segeralah Iz berganti pakaian. Jubah berwarna hijau dengan sedikit corak bunga di depannya. Greng...greng... Mobil yang dikendarai uminya melaju agak cepat.
Tepat di depan pintu rumah Arien.
 “Assalamu’alaikum. Arien...” sapa Iz.
“Wa’alaikum salam, ini Iz? Terima kasih atas kedatangannya. Maafkan ibu saya jika selama ini ada salah padamu, Iz. Hiks..hiks..”
Tangisannya pecah saat Iz memeluknya. Didekapnya erat. Ibu Arien meninggal karena penyakit kanker. Kasihan...
$$$
2 hari berlalu. Subuh ini, Iz akan kembali ke Pondoknya. Iz hanya diantar sopir, kakek, dan adik keduanya. Kedua orang tuanya sedang sibuk dengan pekerjaannya. Di perjalan, Aufa (adik kedua Iz) bertanya sesuatu kepada Iz.
 “Kak... Aku boleh tanya nggak?” tanya Aufa yang tiba-tiba berada di samping kakaknya.
“Boleh-boleh saja. Emangnya mau tanya apa??”
“Kak, kematian itu apa sich?”
“Kematian? Em..... kematian itu awal dari satu perjalanan panjang dalam evolusi manusia, di mana selanjutnya ia akan memperoleh kehidupan dengan segala macam kenikmatan atau berbagai ragam siksa dan kenistaan. Kamu dengar kata itu dari siapa?”
“Kata ibu. Saat aku bangun, tiba-tiba ibu mengatakan ‘Kematianku akan datang’.
“Hah?!” Iz kaget mendengarnya. ‘mengapa ibu berkata seperti itu?’.
“kenapa kakak kaget?”
“Ehm.... Gak papa, dek.”
“Oo ya udah.”
‘mengapa ibu berkata seperti itu?’. Pertanyaan itu selalu terngiang-ngiang di fikirannya. Namun, Iz harus fokus dalam menghadapi Ujian Nasional yang tinggal menghitung hari.
$$$
Dag dig dug..
Setelah mengikuti ujian selama 4 hari, inilah saat yang paling menegangkan. Menerima hasil ujian.
Dag dig dug..
“Faizah Nur Afifah.” panggil Ustadzah Nur.
“Ya, Us.”
“Selamat, kamu adalah lulusan terbaik sekolah ini. Danem kamu 29,10!! Beri tepuk tangan yang meriah!!”
Alhamdulillah wa syukurillah ‘ala nikmatillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Iz teringat ibunya.
‘Umi pasti senang mendengar berita ini.’ Batinnya. Karena senangnya, Iz pun tidak berhati-hati saat menuruni tangga panggung. Kaki Iz menginjak roknya bagian belakang. Kecelakaan pun tidak terhindar. Iz jatuh membentur tanah. Apa yang terjadi? Iz merasakan sakitnya. Darah sedikit mengucur di keningnya. Ustadzah Fira yang tepat di depannya, segera menolong Iz untuk bangun. Iz dibawa ke UKS untuk perotolongan pertama. Saat itu juga, terjadi kecelakaan hebat di derah Madiun. Umi dan abi Iz korbannya. Mereka ditabrak dari arah belakang oleh truk yang sedang melaju kencang. Mobilnya mengarah ke kiri menabrak pohon beringin yang cukup kokoh. Tabrakan kembali tak terhindarkan. Uminya menghembuskan nafas terakhirnya dengan mendekap Al-Qur’an-nya. Innalillahi wa innailaihi rooji’un. Abinya yang sudah sekarat, warga sekitar segera membawanya ke rumah sakit terdekat. Di rumah sakit, abinya sedang dirawat intensif.
Saat ini, Iz merasakan hal yang sangat tidak mengenakkan. Iz selalu teringat ibunya. Ingin sekali iz menelfon ibunya. Tiba-tiba, Iz menerima panggilan dari ustadzah Fira. Diserahkannya telfon itu kepada Iz.
“Assalamu’alaikum, Iz.”
“Wa’alaikum salam. Ini paman?”
“Benar Iz. Kamu jangan kaget yaa nak. Sabar. Tabahlah selalu.” Suara paman mulai bergetar.
“Ada apa paman? Apa yang sedang terjadi? Katakanlah yang sebenarnya. Aku akan tabah dan sabar.” Iz semakin heran dengan keadaan ini.
“Sabar ya nak... Ibumu meninggal dunia. Tepat pukul 9 tadi. Ia kecelakaan. Kamu harus tabah ya nak...” tangis pun tak terbendung. Iz terdiam sejenak. Hah?! Ibu meninggal?Bagaimana ini bisa terjadi??ampunilah dosa hamba jika hamba masih belum bisa menerima kematian umi hamba Ya Rabb.
Di rumah, terlihat uminya terpapar kaku dengan balutan kain putih. Kaki Iz tak sanggup lagi melangkah. Ia menangis tersedu-sedu di dekat mayat uminya.
Sungguh jika Allah akan mengatakan ‘Kun Fayakun’ tidak ada yang bisa menghentikannya. Dalam surat Al-Baqarah ayat 117, Allah berfirman :
(Allah) Pencipta langit dan bumi. Apabila dia hendak menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.
Maka, janganlah menjadi orang yang putus asa. Berusahalah, sabar, dan berserah dirilah kepada Allah. Hal itu akan membuatmu hidup lebih baik.